6 Syarat Wajib Haji Yang Wajib Diketahui Calon Jamaah Haji

 

Ibadah Haji merupakan salah satu dari rukun Islam, yang dimana dalam rukun Islam ini Ibadah haji diwajibkan bagi yang mampu. Lalu jika kita sudah termasuk orang yang mampu, apa saja syarat wajib haji lainnya?

Bagi seorang Muslim yang sudah memiliki kemampuan finansial bagus dan merasa mampu untuk membayar ongkos untuk berangkat Haji. Sebaiknya kamu harus memahami terlebih dahulu tetang apa itu Haji.

Haji merupakanperjalanan menuju ke Baitullah Makkah untuk melaksanakan serangakain ibadah yang telah disesuaikan pada sebuhah rukun serta syarat sah haji. Jadi, secara ringkasnya Haji adalah mengunjungi Baitullah atau Ka’bah yang berada di Makkah.

Dan perlu kita ketahui bahwa Haji itu berbeda dengan umrah. Haji hanya dilakukan pada bulan Dzulhijjah dan dalam pelaksanaannya ada rukun wukuf di Arafah.

Ibadah haji wajib dilakukan bagi yang mampu sekali dalam seumum hidup dan dilakukan di musim Haji tepatnya di bulan Dzulhijjah dan umrah bisa dilakukan kapan saja waktunya tidak ada batasan waktu khusus untuk melaksanakannya.

Syarat Wajib Haji

Untuk seorang muslim yang telah memenuhi syarat wajib haji, maka kamu sudah memiliki kewajiban untuk berangkat pergi haji. Wajib disini artinya jika dikerjakan akan mendapatkan pahala dan ketika ditinggalkan maka bisa mendapatkan dosa. Karena itu, sebelum berangkat ibadah Haji dan mengetahui cara daftar haji, kamu harus mengetahui tentang syarat wajib haji berikut :

1. Beragama Islam

Syarat wajib haji yang pertama adalah beragama islam. Karena hanya orang yang beragama islam saja yang diperbolehkan untuk berkunjung ke tanah Haram.

2. Sudah baligh

Orang yang wajib melaksanakan ibadah haji yaitu orang yang sudah baligh, jadi untuk laki-laki yang sudah pernah mimpi basah dan perempuan yang sudah menstruasi. Maka sudah diwajibkan melaksanakan ibadah haji jika mampu. Jika ada keluarga membawa anak-anak yang belum baligh, maka hajinya dianggap sah tapi tidak memenuhi syarat wajib.

3. Berakal sehat

Orang yang tidak berakal sehat, gila atau hilang ingatan tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji. Karena sayarat wajib haji adalah untuk orang yang berakal sehat saja.

4. Merdeka atau bukan budak

Walaupun saat ini tidak ada perbudakan, melaksanakan ibadah haji tidak diwajibkan untuk hamba sahaya atau budak yang beragama Islam. Karena di masa lalu bangsa Arab menerapkan perbedakan, sehingga budak pada jaman dahulu tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji.

5. Mampu secara fisik dan finansial

Syarat wajib haji yang selanjutnya adalah mampu secara fisik dan finansial, sehingga untuk orang yang sudah lanjut usia sebenarnya sudah tidak diwajibkan melaksanakan ibadah haji. Tetapi tidak ada larangan tentang orang lanjut usia melaksanakan  ibadah Haji.

Sarat untuk mengukur kemampuan finansial seseorang apakah sudah memenuhi kawajib untuk pergi ibadah Haji adalah orang yang sudah bisa memenuhi kebutuhan dasar. Contohnya yang bisa dilihat secara fisik adalah orang tidak memiliki hutang, hidup mandiri, memiliki perhiasan, memiliki rumah, memiliki kendaraan.

Sedangkan orang yang masih memiliki hutang tidak ada kewajiban untuk menunaikan ibadah haji, karena artinya orang tersebut belum merdeka dan mampu secara finansial dengan baik.

6. Memiliki mahram khusus untuk wanita

Syarat wajib haji yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi adalah wanita yang berangkat haji atau mengunjungi Tanah Haram diwajibkan didampingi oleh mahramnya. Artinya wanita tersebut harus didampingi dengan keluarga seperti adik, kaka, anak ataupun orang tua kandung.

Jika sudah tidak memiliki mahram, maka bisa ditemani sesama jenis, seperti keluarga, saudara, atau teman perempuannya. Tetapi di tahun 2014 yang lalu, pemerintah Indonesia telah bekerjasama dengan Imigrasi Arab Saudi melakukan penghapusan pembatasan mahram bagi calon haji perempuan. Yang dimana dalam aturan tersebut bahwa calon haji wanita bisa dimahrami oleh jemaah haji lainnya yang sama-sama perempuan.

Scroll to Top